Cara Menghitung Daya Listrik Sound System dengan Benar

Halo semuanya, pada artikel ini soundjakarta.com akan membahas bagaimana cara menghitung daya listrik sound system yang benar. Ingin tahu seperti apa caranya? Cari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah ini sekarang juga.

cara menghitung daya listrik sound system

Perangkat Utama pada Sound System

Sebelum kita membahas bagaimana cara menghitung daya listrik sound system, ada baiknya kita mengetahui perangkat apa saja yang utamanya ada pada sound system. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut :

Amplifier

Perangkat pertama yaitu amplifier. Fungsinya yaitu untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal audio dengan daya yang lebih besar. Perangkat ini sangat dibutuhkan untuk menghasilkan suara yang cukup keras agar bisa didengar jelas oleh audiens.

Mixer

Selanjutnya ada mixer, yang berfungsi untuk mencampurkan sinyal audio dari berbagai sumber seperti gitar, mikrofon, dan lain sebagainya. Biasanya pada mixer terdapat fitur compressor, equalizer, gain, dan juga volume.

Speaker

Berikutnya ada speaker, yaitu perangkat yang memiliki fungsi untuk menghasilkan suara. Suara yang kita sering dengar dari sound system sebetulnya merupakan output dari speaker.

Mikrofon

Mic atau mikrofon berfungsi untuk menangkap suara lalu mengubahnya menjadi sinyal listrik. Mikrofon sendiri berfungsi untuk menangkap atau menginputkan suara vokal ataupun instrumen dari berbagai alat musik.

Kabel-Kabel

Kabel-kabel nantinya berfungsi untuk mengkoneksikan berbagai perangkat-perangkat sound system. Kabel ini terdiri dari kabel audio, power, dan lain sebagainya.

Prosesor Efek

Yaitu perangkat yang memiliki fungsi menambahkan efek-efek khusus pada sinyal audio. Contohnya reverb, delay, dan lain sebagainya.

Berapa Daya Listrik yang dibutuhkan Pada Perangkat Tersebut?

sewa sound system

Untuk bisa menghitung berapa daya listrik yang dibutuhkan ketika menggunakan sound system yang lengkap, maka kita harus mengetahui satu persatu kebutuhan dari daya listrik pada perangkat-perangkat yang disebutkan di atas. Berikut rinciannya :

  • Amplifier : daya yang dibutuhkan tergantung pada ukuran dan jenis ampli yang digunakan. Daya yang dibutuhkan bisa berkisar antara 50 W hingga 1000 W atau lebih.
  • Mixer : daya yang dibutuhkan tergantung pada ukuran dan jenis mixer yang digunakan. Daya yang dibutuhkan bisa berkisar antara 30 W hingga 100 W.
  • Speaker : daya yang dibutuhkan tergantung pada ukuran dan jenis speaker yang digunakan. Daya yang dibutuhkan bisa berkisar antara 50 W hingga 1000 W atau lebih.
  • Mikrofon : daya yang dibutuhkan tergantung pada ukuran dan jenis mic yang digunakan. Daya yang dibutuhkan biasanya sangat kecil, berkisar antara 0,1 W hingga 1 W.
  • Kabel : daya yang dibutuhkan tergantung pada panjang dan jenis kabel yang digunakan. Daya yang dibutuhkan biasanya sangat kecil, berkisar antara 0,1 W hingga 1 W.
  • Prosesor Efek : daya yang dibutuhkan tergantung pada ukuran dan jenis effects processor yang digunakan. Daya yang dibutuhkan bisa berkisar antara 10 W hingga 50 W.

Cara Menghitung Daya Listrik Sound System

apa yang dimaksud dengan mixer audio

Setelah kita tahu satu persatu kebutuhan daya listriknya, nah berikut adalah step by stepĀ  cara menghitung daya listrik sound system yang bisa Anda ikuti, yaitu sebagai berikut : Top of Form

  • Pertama, cari tahu berapa daya yang dibutuhkan oleh setiap perangkat yang akan Anda gunakan dalam sound system . Daya ini biasanya dicantumkan dalam watt (W) atau ampere (A). Di atas kita sudah sebutkan kebutuhan daya pada setiap perangkat sound system.
  • Kemudian jumlahkan semua daya perangkat yang akan Anda gunakan. Contohnya, jika Anda akan menggunakan ampli suara yang membutuhkan daya 500 W dan speaker yang membutuhkan daya 300 W, maka total daya yang dibutuhkan adalah 500 W + 300 W = 800 W.
  • Berikutnya Anda bisa tambahkan kelebihan daya sebesar 10-20% untuk mengantisipasi kebutuhan daya yang tidak terduga. Misalnya, jika total daya yang dibutuhkan adalah 800 W, maka tambahkan kelebihan daya sebesar 10-20% x 800 W = 80 W – 160 W.
  • Terakhir, hitung total daya yang dibutuhkan dengan menambahkan kelebihan daya ke total daya perangkat.
  • Misalnya, jika total daya yang dibutuhkan adalah 800 W dan kelebihan daya adalah 80 W – 160 W, maka daya listrik yang dibutuhkan untuk sound system tersebut adalah 800 W + 80 W – 160 W = 760 W – 960 W.

Apa yang Terjadi Jika Daya Listrik Tidak Mencukupi?

Sekarang saya yakin Anda sudah paham cara menghitung daya listrik sound system. Lalu apa yang akibatnya jika daya listrik tidak bisa mencukupi kebutuhan sound system yang digunakan? Maka beberapa hal berikut akan terjadi, yaitu :

  • Perangkat sound system tidak dapat berfungsi dengan baik. Contohnya, perangkat ampli tidak dapat menghasilkan suara yang cukup keras atau speaker tidak dapat mengeluarkan suara dengan kualitas yang baik.
  • Perangkat sound system sangat mudah rusak. Jika sound system terus menerus bekerja dengan daya yang tidak mencukupi, maka perangkat-perangkat yang ada dalam sistem tersebut dapat rusak atau bahkan mengalami kerusakan yang sangat parah.
  • Ini yang paling ditakutkan yaitu bisa terjadi kebakaran. Jika sound system terus menerus bekerja dengan daya yang tidak mencukupi, maka kemungkinan terjadinya kebakaran juga akan semakin besar.

Apa Solusi Jika Daya Listrik Untuk Sound System Tidak Kuat?

Jika daya listrik yang tersedia tidak kuat untuk memenuhi kebutuhan sound system , maka beberapa solusi yang dapat dilakukan diantaranya adalah:

  • Pertama, Anda bisa menggunakan stop kontak atau kabel dengan daya yang lebih besar. Ini akan membantu menampung beban yang lebih besar dari sound system .
  • Selanjutnya, Anda juga bisa menggunakan UPS (Uninterruptible Power Supply) atau genset sebagai sumber daya cadangan. Ini akan membantu menjamin kelangsungan daya listrik yang tersedia meskipun ada gangguan pada jaringan listrik utama.
  • Anda bisa juga mengurangi jumlah perangkat yang digunakan dalam sound system . Ini akan membantu mengurangi beban yang diberikan pada sumber daya listrik.
  • Selain itu, gunakan ampli dengan daya yang lebih kecil. Ampli merupakan perangkat yang membutuhkan daya yang cukup besar.
  • Tips lainnya yaitu gunakan kabel audio dengan panjang yang sesuai. Kabel audio yang terlalu panjang akan menyebabkan sinyal audio yang dikirimkan menjadi lemah, sehingga daya yang dibutuhkan oleh sound system akan semakin besar.
  • Terakhir, jangan lupa untuk mengukur dengan tepat kebutuhan daya yang dibutuhkan oleh sound system dan tidak lupa untuk menambahkan kelebihan daya sebesar 10-20% untuk mengantisipasi kebutuhan daya yang tidak terduga.

Sewa Sound System Harga Terjangkau dengan Kualitas Top

Itulah ulasan mengenai cara menghitung daya listrik sound system.

Kalau Anda berniat mengadakan event dan sedang kebingungan mencari vendor sewa sound system yang berkualitas dengan harga terjangkau, maka soundjakarta.com bisa jadi pilihan yang tepat.

Karena kami menyediakan paket sewa sound system mulai dari 1, 5 juta dengan kulitas perangkat dari brand terbaik. Bukan hanya perangkatnya saja, kami juga menyertakan soundman yang akan membuat settingan sound system menghasilkan suara yang berkualitas.

Untuk konsultasi mengenai daya yang dibutuhkan sound system atau ingin mendapatkan info selengkapnya bisa langsung cek link berikut ini : https://soundjakarta.com/price-list/

sewa sound system

Name - City
menyewa Product Time