3 Perbedaan Gain dan Volume pada Mixer

Halo semuanya, pada artikel ini soundjakarta.com akan membahas apa pebedaan gain dan volume pada mixer. Ingin tahu seperti apa bahasannya? Simak selengkapnya sekarang juga melalui pembahasan berikut ini.

perbedaan gain dan volume pada mixer

Mengenal Apa itu Mixer Audio

Sebelum penulis membahas apa pebedaan gain dan volume pada mixer, ada baiknya kita memahami lebih jauh apa itu mixer audio dan fitur-fitur yang ada di dalamnya.

Mixer Audio merupakan perangkat elektronik dalam sistem audio yang berfungsi untuk menyetting, mixing atau mencampur, dan juga memodifikasi sinyal audio. Di mana biasanya pada perangkat ini terdapat beberapa kanal masukan yang bisa dikoneksikan ke sumber audio seperti :

  • Mikrofon
  • Alat musik
  • Dan pemutar media

Nah, nantinya semua audio yang masuk akan dicampur sehingga menjadi satu sinyal audio saja. Setiap kanal masukan biasanya memiliki kontrol sendiri mulai dari volume, tonalitas, juga efek yang bisa diaplikasikan pada sinyal audio yang masuk. Mixer audio memiliki keluaran atau output yang bisa dikoneksikan dengan perangkat lain seperti amplifier, laptop, dan lainnya guna memancarkan ataupun merekam sinyal audio yang sudah dimixing.

Perangkat mixer ini umumnya digunakan untuk berbagai kepentingan seperti :

  • Broadcasting radio
  • Recording musik
  • Event live
  • Dan lain sebagainya

Fitur-Fitur pada Mixer Audio

 

Beberapa fitur yang ada pada mixer audio di antaranya adalah sebagai berikut :

Kanal Masukan / Input

Sesuai yang sudah tertera pada penjelasan di atas jika mixer ini memiliki fitur kanal masukan atau input yang berfungsi untuk menghubungkan dengan sumber suara seperti alat musik, mikrofotn, dan lainnya. Jumlah inputan pada mixer audio sendiri tidak tetap, melainkan bervariasi. Itu tergantung pada tipe dan merk yang dipakai. Ada yang memiliki beberapa saja, ada juga yang sampai memiliki puluhan kanal masukan.

Equalizer

Fitur ini berfungsi untuk mengatur tinggi rendahnya frekuensi sinyal audio. Beberapa jenis equalizer yang sering dipakai pada mixer audio di antaranya adalah :

  • Equalizer grafik
  • Equlizer parametrik
  • Equalizer peaking

Salah satu fungsi fitur ini yaitu bisa juga digunakan untuk mengatur warna suara yang dihasilkan oleh sound system sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

Kompresor

Fitur selanjutnya yang ada pada mixer yaitu Kompresor. Ini merupakan alat yang digunakan untuk mengatur dinamika sinyal audio. Nantinya kompresor bisa membantu mengurangi perbedaan besar di antara sinyal audio yang lemah dan kuat. Dengan begitu sinyal audio menjadi lebih teratur dan mudah ditangani jika ada kendala. Kompresor juga menambah sustain pada instrumen musik seperti bass atau gitar.

Efek

Fitur selanjutnya adalah Efek. Ini digunakan untuk memodifikasi sinyal audio. Untuk jenis efek sendiri yang sering digunakan di antaranya adalah :

  • Delay
  • Reverb
  • Flanger
  • Dan lain sebagainya

Selain fitur di atas ada juga Gain dan Volume yang akan kita bahas lebih dalam pada artikel ini.

Mengenal Gain dan Volume pada Mixer

Fitur yang tak kalah penting yaitu Gain dan Volume.

Gain

Gain merupakan kontrol yang ada pada mixer audio yang berfungsi untuk mengatur tingkat penguatan sinyal audio. Fitur ini biasanya diaplikasikan pada setiap inputan di mixer dan bisa diatur secara individual sesuai kebutuhan. Nantinya gain bisa menyesuaikan tingkat sinyal audio yang masuk supaya sesuai dengan level yang diinginkan sebelum dimixing bersama dengan sinyal audio yang lainnya.

Penggunaan gain pada mixer audio haruslah tepat. Supaya sinyal audio yang tercampur hasilnya tidak terlalu lemah ataupun kuat. Kalau terlalu lemah maka akan sulit didengar atau bahkan tidak terdengar sama sekali nantinya. Begitu juga jika terlalu kuat akan bisa menyebabkan distorsi alias kebisingan audio.

Volume

Selanjutnya ada volume, yaitu suatu kontrol yang berfungsi untuk mengatur tingkatan tinggi atau rendahnya suara yang keluar dari mixer. Seperti gain, volume juga bisa digunakan untuk menyesuaikan tingkatan tinggi rendahnya suara sesuai dengan keinginan. Beberapa cara untuk mengatur volume di mixer yaitu menggunakan fader atau juga potensiometer yang sudah ada pada mixer. Penggunaan volume yang benar bisa menghasilkan audio dapat didengar jelas, jernih, dan sesuai dengan kebutuhan.

Perbedaan Gain dan Volume pada Mixer

Nah, banyak yang masih bingung apa sih perbedaan gain dan volume pada mixer? Berikut jawabannya.

Penerapan Kontrol

Perbedaan gain dan volume pada mixer yang pertama yaitu pada saat kontrol diterapkan. Gain umumnya diterapkan pada setiap inputan pada mixer audio. Sedangkan volume diterapkan atau diatur pada sinyal audio yang sudah dimixing atau sinyal audio yang keluar dari mixer audio.

Tingkat Amplifikasi

Perbedaan selanjutnya yaitu pada tingkat penguatan atau amplifikasi yang dapat diterapkan. Gain umumnya digunakan untuk mengatur penguatan sinyal audio yang masuk ke dalam mixer dengan range yang lebih besar dibandingkan volume. Untuk pengaturan gain biasanya diatur dengan skala dB alias decibel. Skala volume biasanya diukur dalam satuan persen.

Hasil yang Ditimbulkan

Pebedaan berikutnya yaitu terletak pada dampak yang ditimbulkan pada sinyal audio. Penggunaan gain yang benar akan menghindari clipping yang disebabkan oleh sinyal audio yang terlalu kuat. Sedangkan penggunaan volume yang benar bisa membantu mengatur tingkat kekerasan suara dan menghindari suara yang dihasilkan terlalu lemah ataupun kuat.

Tips Mengatur Gain dan Volume

Nah, bagaimana sampai di sini Anda sudah paham apa perbedaan gain dan volume pada mixer? Selanjutnya silahkan pelajari tips mengatur gain dan volume agar suara yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

  • Pastikan untuk memeriksa tingkat volume masukan dan keluaran pada mixer. Ini dapat membantu Anda menentukan seberapa tinggi atau rendah volume yang diinginkan.
  • Gunakan metering pada mixer untuk memastikan bahwa sinyal masukan dan keluaran tidak terlalu lemah atau terlalu keras.
  • Atur tingkat volume keluaran sesuai dengan kebutuhan dan situasi. Misalnya, jika Anda menggunakan mixer untuk mengisi suara di sebuah konser, Anda mungkin perlu menaikkan volume keluaran untuk menyesuaikan dengan tingkat suara di lokasi tersebut.
  • Hindari menaikkan volume keluaran terlalu tinggi karena dapat menyebabkan distorsi atau clipping pada suara yang dihasilkan.
  • Jika Anda menggunakan perangkat tambahan seperti equalizer atau efek, pastikan untuk mempertimbangkan efeknya terhadap tingkat volume dan gainnya.
  • Jika Anda menggunakan alat ukur sinyal seperti multimeter, gunakan untuk memastikan bahwa sinyal masukan dan keluaran tidak terlalu lemah atau terlalu keras.
  • Selalu perhatikan tingkat volume dan gain yang dihasilkan dan sesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan situasi. Dengan memahami dan mengontrol volume, Anda dapat menghasilkan suara yang berkualitas tinggi dan terhindar dari distorsi atau clipping.

Sewa Sound System Harga Terjangkau dengan Kualitas Top

Kalau Anda berniat mengadakan event dan sedang kebingungan mencari vendor sewa sound system yang berkualitas dengan harga terjangkau, maka soundjakarta.com bisa jadi pilihan yang tepat.

Karena kami menyediakan paket sewa sound system mulai dari 1, 5 juta dengan kulitas perangkat dari brand terbaik. Bukan hanya perangkatnya saja, kami juga menyertakan soundman yang akan membuat settingan sound system menghasilkan suara yang berkualitas.

Info selengkapnya bisa langsung cek link berikut ini : https://soundjakarta.com/price-list/

sewa sound system

Name - City
menyewa Product Time